Tips Lengkap Taruhan Over/Under 2.5

Seperti namanya, Over/Under berarti Anda bertaruh pada jumlah gol, apakah berada di atas atau di bawah dari nilai dasar. Misalnya untuk Over/Under 2.5. Jumlah gol dari pertandingan tersebut berjumlah 0, 1, 2 atau 3, 4, 5 dan seterusnya? Jika Anda memprediksi jumlah gol dari suatu pertandingan sebesar 0, 1 atau 2, berarti Anda harus menempatkan taruhan pada Under 2.5. Sebaliknya, untuk jumlah gol di atas 3, Anda menempatkan taruhan pada Over 2.5.

Selain taruhan jenis handicap dan pasar 1X2, taruhan jenis Over/Under termasuk yang populer dalam sepak bola, terlebih pasar Over/Under 2.5. Berikut beberapa tips untuk bertaruh di pasar khusus ini.

Apa Saja Strategi Yang Ada?

Satu hal yang perlu Anda tahu, pasar Over/Under memiliki tingkat kepopuleran yang merata antara pemula dan profesional. Hal ini disebabkan kemudahan taruhan yang dimilikinya. Anda cuma diberikan 2 pilihan. Dengan tingkat risiko rendah dan peluang taruhan yang masuk akal. Secara teori, Anda memiliki tingkat kesuksesan sebesar 50:50.

Namun, Anda tetap tidak boleh menempatkan taruhan seenaknya. Anda harus mengumpulkan sebanyak-banyaknya data statistik untuk melakukan analisis strategi terbaik. Bagaimana bentuk permainan dari kedua tim? Bagaimana hasil pertemuan antara keduanya? Berapa rerata gol kedua tim? Bagaimana sejarah jumlah gol dari masing-masing tim di setiap pertandingan yang sudah dilakoni? Pisahkan data antara liga domestik dengan piala yang bersifat gugur karena gaya permainan dan target gol bisa berubah.

Siapa saja yang cedera? Bagaimana faktor tuan rumah? Apa yang dipertaruhkan kedua tim? Semua faktor ini harus dipertimbangkan sebelum mengambil keputusan taruhan.

Perhitungkan Angka Rata-Rata

Sebagai contoh, dari dua musim Bundesliga sebelumnya, rerata gol tiap tim adalah 2,83 dan 2,87 per pertandingan. Sedangkan di Liga Inggris juga tidak begitu jauh sekitar 2,80 setiap pertandingan. Jumlah ini adalah akumulasi gol dari kedua tim dalam satu pertandingan.

Karena itu, orientasi awal dari taruhan Over/Under seharusnya pada Over 2.5. Namun, setelah ditelaah lebih jauh, rerata sebenarnya adalah hampir 50% gol tercipta di bawah 2.5. Ini berarti peluang antara keduanya sebenarnya sama. Namun, gol rerata berubah karena dalam beberapa pertandingan, ada data simpangan yang terlalu jauh, misalnya pertandingan yang menghasilkan 7-1 gol dan sebagainya. Hal ini merusak rerata statistik secara keseluruhan.

Apa Kelebihan Dan Kekurangan

Kelebihan dari pasar Over/Under adalah pada tingkat fleksibilitasnya. Di satu sisi, ada begitu banyak versi taruhan dengan sejumlah variabel seperti gol, kartu, pencetak gol, tendangan sudut atau penalti. Di mana pasar turunan dari Over/Under juga bisa digunakan untuk menebak posisi akhir klasemen, pasar handicap sampai taruhan langsung.

Terlebih pasar Over/Under adalah taruhan 2 arah dengan tingkat kemenangan yang tinggi, yaitu 50%. Ya, secara matematis tidak bisa dipungkiri, semakin sedikit variabelnya maka peluang Anda jadi semakin tinggi. Selain itu, Anda juga tidak perlu mengetahui hasil siapa yang akan menang dari pertandingan terkait. Cara memprediksinya pun cukup mudah. Anda tinggal melihat data statistik untuk tim-tim yang memiliki rerata gol tinggi, dan saat mereka berdua bertemu, kemungkinan besar akan mudah untuk memprediksi Over 2.5.

Kelemahan dari pasar Over/Under adalah tingkat peluang/odds saat prediksi cukup timpang. Seperti contoh sebelumnya, saat dua tim yang produktif mencetak gol saling bertemu, biasanya odds yang diberikan sangat kecil. Walaupun faktor risiko tetap sama, yaitu 50%. Anda tetap tidak bisa bergantung 100% pada angka rerata dan statistik. Anda bisa saja memprediksi tren dari kedua tim, namun tidak bisa dikatakan sebanding dari satu kasus ke kasus yang lain.

Maskot Bola setiap pekan akan menyajikan prediksi dari pertandingan populer dengan salah satu prediksinya di pasar Over/Under 2.5. Selamat mencoba!