Manajemen Uang Dalam Judi Bola

Manajemen uang merupakan bagian dari strategi untuk mengontrol pengeluaran Anda. Bukan hanya dalam judi bola, manajemen uang bisa Anda terapkan untuk investasi, forex, sampai pengeluaran pribadi bulanan. Begitu pentingnya manajemen uang, mayoritas petaruh veteran selalu menerapkan strategi ini, apalagi jika Anda rutin bertaruh dan dalam nominal yang besar. Karena itu penting kiranya kita membahas manajemen uang untuk Anda terapkan di sini.

Bertaruh selayaknya profesional

Yang pertama, jika Anda selama ini melakukan judi dengan sembarangan tanpa adanya strategi jangka panjang, besar kemungkinan Anda tidak mendapatkan keuntungan dari taruhan yang Anda lakukan sampai saat ini. Anda malah rugi.

Memang taruhan spontan memiliki nilai entertainment tersendiri. Namun, jika Anda bisa mengubah kebiasaan ini menjadi lebih disiplin, potensi Anda meraup keuntungan menjadi lebih besar.

Rekening awal, jumlah taruhan, toleransi risiko

Ini adalah variabel dasar yang perlu Anda persiapkan sebelum melakukan taruhan. Tentukan berapa modal awal yang perlu Anda persiapkan. Setelah itu, Anda ambil 1% dari nilai tersebut untuk ditempatkan sebagai taruhan. Perhitungkan keseimbangan antara potensi menang, jumlah taruhan yang Anda lakukan dan toleransi risiko berdasarkan modal. Semakin besar modal, maka Anda bisa lebih toleran terhadap risiko sehingga jumlah taruhan bisa lebih banyak.

Jangan pernah bertaruh seluruh modal yang Anda miliki. Memang jika menang, keuntungannya terlihat menggiurkan, namun begitu pula dengan risikonya.

Strategi taruhan: Kelly Criterion

Salah satu strategi yang paling banyak digunakan saat ini adalah Kelly Criterion. Anda bisa menggunakan ini untuk menghitung risiko taruhan. Rumusnya sebagai berikut.

Nilai Taruhan = [Modal Total x (Peluang Menang – Peluang Kalah)] : Modal Total

Terlihat rumit? Tenang saja. Kita akan sediakan contoh penerapannya supaya lebih mudah dimengerti.

Jika Anda punya modal awal di rekening sebesar 10 juta. Saat nilai taruhan sebesar 1-55 misalnya, peluang Anda menang berarti 55%. Karena itu nilai taruhan yang ideal adalah 1 juta. Atau 10% dari modal awal.

Nilai Taruhan = [ 10 juta x (55% – 45%)] : 10 juta = 1 juta

Dengan penerapan Kelly Criterion, Anda bisa mendapatkan nilai optimal antara risiko dan pengembalian. Saat Anda ingin mengurangi risiko, Anda bisa menggunakan setengah dari nilai Kelly. Berdasarkan contoh di atas, dari 1 juta berarti bisa 500 ribu saja.

Dengan menggunakan strategi ini, berarti setiap ada peningkatan nilai rekening, dari kemenangan atau kekalahan, nilai taruhan Anda bisa meningkat atau berkurang. Sesuai dengan risiko yang ada. Keuntungan Anda bisa meningkat seiring kemenangan beruntun, namun risiko tetap terjaga. Anda juga bisa terhindar dari kebangkrutan saat sedang dalam rentetan kekalahan karena nominal taruhan Anda akan berkurang sesuai dengan modal yang tersedia di rekening saat ini.

Seperti contoh sebelumnya, jika Anda menang maka Anda bisa bertaruh lebih tinggi dari menggunakan rumus Kelly atau sekitar 1,1 juta. Atau jika Anda kalah maka Anda hanya bertaruh 900 ribu untuk judi selanjutnya. Aplikasi ini bisa menjaga kesehatan keuangan Anda sampai akhir musim untuk Anda tinjau secara berkala.

Tetap sabar

Di atas kertas, teori di atas memang mudah dimengerti, namun saat diterapkan ke dunia nyata bisa ada banyak kendala. Anda harus bersabar saat ada dalam dunia taruhan. Ini adalah keharusan bagi pemula. Tanpa prinsip ini, Anda bisa bangkrut.

Akan ada masa saat Anda akan kalah terus menerus. Yang perlu Anda lakukan adalah meninjau ulang strategi yang Anda gunakan dan jangan menyerah. Apalagi menaikkan nilai taruhan untuk mendapatkan kembali kerugian Anda. Jika Anda melakukan ini, maka Anda akan semakin rugi dan bangkrut.

Prinsipnya sama dengan forex atau trading saham. Anda harus melihat secara jangka panjang. Apalagi dengan kalkulasi yang matang, potensi menang selalu di atas 50%, maka secara alami Anda akan untung. Tinggal menunggu waktu saja.