Prediksi Juara La Liga

Klasemen La Liga sampai saat ini berjalan cukup ketat. Jika kita bandingkan dengan klasemen Liga Premier Inggris, Liverpool sudah mengumpulkan 34 poin dalam 12 laga liga mereka. Di posisi selanjutnya ada Leicester City (26), Chelsea (26) dan Manchester City (25). Perbedaan 8 poin dengan posisi teratas membuat juara bertahan Liverpool sulit untuk diprediksikan lengser sampai akhir musim.

Namun, di La Liga jauh lebih sengit, di mana Barcelona dan Real Madrid ada di posisi teratas dengan 25 poin dari 12 pertandingan. Di posisi 3 dan 4 ada Atletico Madrid dan Sevilla dengan 24 poin. Jika kita bandingkan dengan Valencia di posisi 9 dengan 20 poin, juga masih memiliki potensi untuk menjadi juara Liga Spanyol mengingat selisih dengan puncak hanya 5 poin.

Walaupun begitu, melihat sejarah La Liga dalam satu dekade terakhir, kompetisi juara terdepan muncul 2 nama besar mulai dari Barcelona sampai rival ibukotanya Real Madrid.

Barcelona

Barcelona yang berhasil mencetak 33 gol, termasuk paling produktif di Eropa saat ini. Terlebih melihat laga yang dimainkan baru 12, berarti rerata golnya sebesar 2,75 per pertandingan. Pencetak gol terbanyak Barcelona sampai saat ini masih dipimpin Lionel Messi dengan 8 gol. Walaupun kita tahu ia cedera di beberapa laga awal musim. Dan rentetan golnya hanya bisa meningkat. Diprediksi potensinya masih besar untuk mendapatkan gelar individu Sepatu Emas di usianya yang sudah 32 tahun.

Kelemahan Barcelona musim ini tampak dari kebobolan gawang mencapai 15 gol, di mana berarti rerata golnya mencapai 1,25. Nilai ini termasuk besar melihat banyak tim di 3 besar klasemen liga Eropa masih di satu digit. Jika kita bandingkan dengan Real Madrid yang hanya kebobolan 9 gol, dan Atletico Madrid yang kebobolan 8 gol, jumlah 15 bisa menjadi kelemahan yang bisa dimanfaatkan semua tim di La Liga untuk menjebol minimal 1 gol. Ini membuka peluang tim lain untuk memperoleh hasil paling tidak seri atau kemenangan jika mampu bertahan solid dan memanfaatkan serangan balik efektif.

Sampai saat ini Barcelona sudah kalah 3 kali dari Levante 3-1, Granada 2-0 dan Bilbao 1-0. Jelas dengan hasil ini, Barcelona perlu memperbaiki rekor kemenangan tandang mereka agar tidak lagi kehilangan poin dari tim papan tengah.

Pemain untuk diamati: Antoinne Griezman dan Frenkie de Jong

Real Madrid

Real Madrid menunjukkan fundamental yang lebih solid dengan hanya kalah sekali dari Mallorca 1-0 dipengaruhi kartu merah Alvaro Odriozola di babak kedua. Jumlah gol dari 12 pertandingan adalah 25 dengan rerata 2,08 gol setiap laganya. Dengan solidnya Real Madrid sepanjang musim, mereka hanya membutuhkan sedikit dorongan untuk bisa menunjukkan performa yang lebih tinggi untuk bisa membuat momentum kemenangan sampai akhir musim.

Melihat jarak dengan peringkat 3 di fase grup Liga Champions sebanyak 5 poin, Real Madrid bisa sedikit melepas gas di kompetisi Eropa untuk berfokus menjalani laga domestik sampai Februari tahun depan.

Pemain untuk diamati: Eden Hazard dan Marco Asensio

Dampak Liga Champions

Sengitnya kompetisi di La Liga diprediksi bisa memengaruhi kompetisi di Liga Champions. Bagi Real Madrid, Atletico Madrid, Barcelona dan Valencia yang berlaga mewakili La Liga di gelaran Liga Champions musim ini, padatnya jadwal dapat mengurangi persiapan tim dalam laga domestik. Walaupun begitu seperti kita tahu baik Barcelona maupun Real Madrid memiliki skuad yang besar untuk itu. Sulit kiranya bagi mereka untuk terbebani dengan dua kompetisi paling penting bagi klub di Eropa. Apalagi Barcelona duduk di puncak grup dengan selisih 4 poin dengan peringkat ketiga dan Real Madrid 5 poin.

Tantangan terbesar bisa jadi di Februari kelak, namun tidak bisa dipungkiri dua klub raksasa Liga Spanyol Barcelona dan Real Madrid tetap berada di barisan terdepan maraton juara La Liga musim ini.