Penerus Generasi Emas Spanyol

Era generasi emas Spanyol kian di ujung tanduk. Setelah sukses merangkul tiga trofi secara beruntun dalam UEFA Euro 2008, FIFA World Cup 2010, UEFA Euro 2012, Spanyol tampak melempem dalam dua gelaran berikutnya. Kini nama kesebelasan pemain yang berhasil meraih ketiga gelar tersebut sudah pensiun, menyisakan pemain muda yang beberapa memiliki potensi untuk menjadi penerus generasi emas Spanyol di masa lampau.

Generasi Emas

UEFA Euro 2008: Dominasi Spanyol dimulai sejak mengalahkan Jerman di Final Euro 2008 di mana Fernando Torres berhasil mencetak 1 gol penentu di menit 33. Spanyol yang seringkali tersingkir bahkan di fase grup dalam banyak kompetisi internasional sebelumnya, bahkan setelah memiliki pemain seperti Raul Gonzalez. Kini di bawah Luiz Aragonez, timnas Spanyol tampak lebih konsisten dengan sejumlah pemain muda dalam diri Fabregas, Iniesta sampai Sergio Ramos.

FIFA World Cup 2010: Penantian panjang telah usai. Setelah berhasil menang kompetisi eropa, kini takhta juara dunia berhasil kembali ke Spanyol. Walaupun David Silva sempat menjalani pertandingan terburuknya saat pembukaan melawan Swiss, ia tetap menjadi salah satu pondasi dalam generasi emas Spanyol mengalahkan Belanda di Final. Di bawah kepelatihan baru, Del Bosque tetap mempertahankan skuad lama, membuat tim semakin solid. Dominasi tiki-taka tampak semakin solid sejak dimulai kepelatihan Pep Guardiola di Barcelona.

UEFA Euro 2012: Tampil sebagai tim favorit juara, Spanyol berhasil menang di final setelah mengalahkan Italia 4-0 di babak final. David Silva, Jordi Alba, Fernando Torres sampai Juan Mata berhasil mencetak masing-masing satu gol. Torres berhasil menjadi pencetak gol terbanyak dalam gelaran kompetisi ini.

Dari ketiga kompetisi tersebut, nama kesebelasan bintang adalah:
Penjaga gawang: Iker Casillas
Bek: Puyol, Pique, Sergio Ramos, Capdevila
Pemain tengah: Sergio Busquets, Xavi, Andres Iniesta, David Silva
Penyerang: Fernando Torres, David Villa

Calon Penerus

Dominasi Real Madrid dan Barcelona di eropa memainkan peran penting dengan lahirnya bintang-bintang asal Spanyol. Kini pun layak kita pertimbangkan pemain asal Spanyol yang membela kedua klub dalam menyusun daftar calon penerus generasi emas Spanyol jilid 2.

Tahun ini, timnas Spanyol hanya meninggalkan empat pemain senior dari generasi emas, mulai dari kapten Sergio Ramos, Sergio Busquets, Jordi Alba dan Jesus Navas. Nama lain yang dipanggil adalah Dani Ceballos (Arsenal), Fabian Ruiz (Napoli), Mikel Oyarzabal (Real Sociedad), Rodrigo Hernandez (Man City) dan Unai Nunez (Athletic Bilbao). Calon penerus utama yang saat ini masih dilanda cedera adalah Marco Asensio (Real Madrid).

Pemain yang mulai ditinggalkan adalah David De Gea (29 tahun), Dani Caravajal (28 tahun), Thiago Alcantara (29 tahun), Koke (28 tahun), Alvaro Morata (27 tahun) sampai Isco (28 tahun) yang mengalami penurunan performa di klub masing-masing.

Berikut nama potensial yang bisa menjadi calon penerus dari skuad yang sudah ada di tim nasional Spanyol:

Pedro Chirivella: pemain ini mirip gaya permainannya dengan Xabi Alonso. Berasal dari akademi Liverpool, Pedro Chirivella mampu tenang dengan bola sehingga bisa diandalkan saat berusaha melakukan serangan ke tim lawan. Kemampuannya membaca permainan mirip dengan Sergio Busquets. Potensi semakin besar jika ia berhasil menembus tim utama Liverpool musim depan.

Inaki Williams: Penyerang Athletic Bilbao ini sudah menarik banyak mata pelatih di seluruh eropa. Sekarang ini ia berumur 26 tahun dan menjadi andalan klub untuk mencetak gol di La Liga. Ketertarikan dari Manchester City dan Arsenal bukan icapan jempol belaka, dengan estimasi biaya transfer £40 juta jika ingin memboyongnya ke Inggris. Inaki memiliki akselerasi luar biasa mirip dengan gaya permainan Fernando Torres pada UEFA Euro 2008.

Nama lain yang menarik untuk diikuti adalah Sergi Samper (Barcelona), Adrian Marin (Villareal), sampai Borja Mayoral Moya (Real Madrid).