Kendala Barcelona Musim Ini

Krisis kian mendekat ke arah Barcelona. Argumen ini terbukti lewat beberapa alasan berikut. Messi menjadi jantung Barcelona berhasil mengikat Barcelona lewat raihan banyak gelar dalam satu dasawarsa terakhir. Namun, ia tidak akan selamanya membela klub tersebut mengingat usia yang sudah menyentuh 33 tahun.

Alasan lainnya dari pembangunan stadion yang terhambat karena kesulitan finansial dari utang yang kian besar. Dengan tidak adanya trofi yang mampu diraih musim ini, di mana tertinggal lima poin dari Real Madrid di La Liga, walaupun ada potensi gelar dari Liga Champions yang bisa memperpanjang napas Barcelona untuk musim depan. Untuk Anda yang ingin melihat daftar odds terkini dari pertandingan Liga Champions yang akan datang, bisa lihat di sini.

Tantangan besar akan hadir dalam pertandingan Perempat Final antara Barcelona dan Bayern Munchen. Jika sempat gugur, maka Barcelona tidak meraih gelar apa pun musim ini, pertama kali sejak musim 2007-2008. Klub ini padahal mampu menjadi contoh bagi manajemen klub lainnya seantero Eropa. Dengan pelatih muda dengan filosofi bermain yang jelas, akademi sukses, dan strategi transfer yang tepat sasaran.

Promosi Pep Guardiola dari Barcelona B menjadi awalan dari kesuksesan mereka satu dasawarsa lalu. Diikuti dengan lulusan akademi La Masia yang berhasil matang, Pep berhasil mempersembahkan 14 trofi dalam 4 tahun menjabat, sebuah prestasi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Namun, saat ini hanya Messi, Busquets dan Pique saja yang tersisa sebagai lulusan La Masia. Apa sebenarnya yang sedang terjadi pada Barcelona musim ini?

Kendala Keuangan

Proyek renovasi Camp Nou harusnya selesai tahun depan. Namun, faktanya belum sama sekali dimulai. Biaya estimasi pembangunan sekitar $700 juta, di mana sulit dikumpulkan. Beberapa menyalahkan COVID-19, namun wacana ini sudah lama dibicarakan.

Namun, memang pemasukan dari banyak sumber menjadi terhambat karena pandemi ini, terutama mengingat gaji pemain Barcelona adalah yang tertinggi di dunia, sekitar $12,3 juta setiap pemain untuk musim 2019-2020 ini. Jika ditotal, ada sekitar $792 juta dana yang hanya masuk ke kantong pemain setiap tahun. Padahal pemasukan klub ‘hanya’ diproyeksikan mampu mencapai $1,16 miliar tahun ini jika tidak ada COVID-19.

Transfer Besar

Akademi La Masia tampaknya kesulitan untuk memunculkan nama seperti Messi, Guardiola, Iniesta dan Xavi. Sehingga harus memanfaatkan dana besar untuk menggaet pemain muda. Dilaporkan ada sekitar $1 miliar dikerahkan sejak musim 2013-2014. Walaupun ada penjualan Neymar senilai $263 pada musim 2017 lalu, namun sikap manajemen untuk menghabiskan dana tersebut kembali tampak kurang cermat. Sekitar $170 juta dihabiskan untuk Philippe Coutinho, di mana sekarang dipinjamkan ke Bayern Munchen. Kemudian $120 juta untuk Ousmane Dembele yang sering terkena cedera. Ia hanya mampu tampil dalam 74 pertandingan selama 3 musim terakhir. Pembelian Griezmann senilai $135 juta juga dinilai tidak cermat. Di mana gagal menunjukkan performa seperti saat membela A. Madrid.

Filosofi perekrutan pemain seperti yang kita lihat sejak 2008 lalu tampaknya tidak bisa diulang kembali mengingat La Masia yang kian kendur, dan pensiun banyaknya pemain utama yang menjadi tulang punggung klub dalam satu dekade silam.

Kehilangan Identitas

Pada 2012 lalu, setelah Guardiola meninggalkan klub, Tito Vilanova berhasil memasang 11 pemain lulusan akademi La Masia. Saat itu Barcelona menghajar Levante 4-0 dan ini menjadi sebuah peristiwa yang diperbincangkan seantero Eropa. Sebuah akademi yang berhasil menjadi tulang punggung klub terbaik Eropa.

Sejak saat itu, hanya Sergi Roberto yang berhasil masuk tim utama sejak 8 tahun terakhir. Disebabkan pergantian banyak pelatih sejak saat itu, dan tidak ada aturan dari manajemen klub untuk mengharuskan penggunaan akademi La Masia. Hal ini membuat Barcelona kehilangan identitasnya. Terlebih Barcelona dalam beberapa tahun terakhir tidak mampu mengunci talenta muda mereka seperti  Eric Garcia, Xavi Simons, Marc Jurado yang pindah ke klub lain sejak berusia 18 tahun.