Kai Havertz Seberapa Hebat Dia

Nama: Kai Havertz
Usia: 21 tahun
Tinggi/Berat: 189 cm/82 kg
Posisi: Pemain tengah
Klub asal: Bayer Leverkusen

Bundesliga sudah berhasil melahirkan banyak talenta terbaik Eropa dalam beberapa tahun terakhir, dan Kai Havertz menjadi salah satu sensasi pemain muda hasil didikan akademi klub Jerman. Di usianya yang baru beranjak 21 tahun sejak 11 Juni kemarin, ia sudah menjadi pemain kunci di Leverkusen dan memikat banyak klub top eropa untuk memboyongnya mulai dari Bayern Munchen, Manchester United, Liverpool, Manchester City, sampai Barcelona.

Performa di Klub

Bagi seorang pemain muda, rekor gol dan assist yang luar biasa. Ia sudah berhasil tampil sebanyak 116 kali di Bundesliga dengan catatan 36 gol dan 25 assist atas namanya. Sebagai pemain tengah, rerata gol mencapai 0,31 adalah sebuah capaian yang hebat. Terlebih Leverkusen mengalami pergantian pelatih sebanyak 4 kali, angka ini sangat memukau banyak pihak.

Di musim ini ia sudah berhasil mencetak 12 gol dan 6 assist dari 28 laga yang meningkatkan nilai pasarannya menyentuh 81 juta Euro tahun ini. Mengingat gelaran Bundesliga masih menyisakan 6 laga lagi, ia masih bisa mengejar perolehan gol musim lalu sebanyak 17 gol, di mana  peningkatan jauh dibandingkan dua musim sebelumnya yang berjumlah 7 gol. Ia juga berhasil menjaga akurasi umpan mencapai 87% dan rerata 2,4 umpan kunci serta 2 dribble sukses per laga. Di mana ini adalah peningkatan signifikan dari musim sebelumnya.

Gaya Permainan

Havertz sudah memainkan banyak peran bagi Leverkusen dalam 4 musim terakhir mulai dari gelandang bertahan, gelandang serang, pemain sayap sampai penyerang tengah. Posisi alaminya adalah sebagai playmaker untuk mendikte jalannya pertandingan.

Banyaknya gol yang dicetak lahir dengan kecerdasannya dari pergerakan tanpa bola untuk menemukan ruang yang tepat untuk mencetak gol. Kecerdasannya ini dimanfaatkan Peter Bosz untuk memberikan Havertz kebebasan bermain ke seluruh bagian lapangan dan menjadi playmaker sejati seperti Messi di Barcelona.

Kemampuan teknisnya juga tinggi di mana ia bisa memberikan umpan lambung, umpan silang dan umpan terobosan yang akurat. Setelah ia berhasil menerima bola di area lawan ia bisa memberikan umpan kunci ke pemain depan. Potensi untuk mencetak gol juga dibantu dengan postur tubuh menjulang sehingga bisa membantu perebutan bola di kotak penalti dan mengarahkan bola menggunakan kepalanya.

Ketertarikan Klub Top Eropa

Dengan rekor yang berhasil dicapai bahkan sejak usia muda, ia memikat banyak ketertarikan dari klub top eropa. Yang paling berminat adalah Bayern Munchen dimana sudah mengemukakan secara terbuka tahun ini. Namun ada persaingan ketat dengan hadirnya Manchester United, PSG, Liverpool, Real Madrid, dan Chelsea dimana semuanya memiliki sumber daya yang cukup untuk memboyong pemain Jerman tersebut.

Melihat sistem taktik tim, ada Barcelona dan Manchester City yang paling cocok dengan gaya permainan Havertz. Baik Quique Setien maupun Pep Guardiola menggunakan filosofi yang sama dengan formasi 4-3-3. Terlebih dengan ditinggalkan David Silva musim depan, dan kebutuhan pemain baru bagi Barcelona di bagian tengah, kedua tim tampak paling masuk akal bagi Havertz untuk berlabuh musim depan.

Havertz tampaknya masih bisa jauh lebih baik lagi mengingat ia masih sangat muda. Apalagi teknik tinggi yang diperagakannya sebagai seorang playmaker tradisional dengan pergerakan cerdas dan ia juga mampu mencetak gol. Terlebih ia sejak musim lalu sudah terbiasa bermain dalam formasi modern 4-3-3 di bawah asuhan Peter Bosz.