Barisan Kartu Merah Pemain di Liga Champions

Dalam gelaran leg pertama babak 16 besar Liga Champions lalu, banyak pihak dikejutkan dengan intensitas permainan yang ditunjukkan setiap tim. Termasuk dengan hasil 3 kartu merah yang diterima masing-masing oleh Chelsea saat ditaklukkan Bayern Munchen, Barcelona ditahan imbang Napoli, sampai Real Madrid kalah atas Manchester City 1-2.

Pemain Kartu Merah

Trennya sama, yaitu rasa frustrasi pemain akibat tekanan besar yang dibebankan dalam pertandingan tersebut. Marcos Alonso diusir di menit 83 setelah tertinggal lebih dahulu 0-3 atas Bayern. Terlebih Chelsea bisa hampir dipastikan tereleminasi karena kebutuhan untuk lolos adalah mencetak gol dengan selisih 4. Dan ini akan sangat sulit mengingat pertandingan leg kedua akan dilangsungkan di Stadion Allianz, markas Bayern Munchen.

Untuk pertandingan Napoli dan Barcelona yang berkesudahan 1-1, ada nama Arturo Vidal yang menerima kartu merah pada menit 89. Berbeda seperti yang diterima Marcos Alonso di mana langsung mendapatkan kartu merah, Vidal terlebih dahulu membukukan 2 kartu kuning yang menghasilkan kartu merah. Melihat agresivitas permainannya, tidak bisa dipungkiri wajar kiranya wasit asal Jerman, F. Brych mengeluarkannya dari pertandingan tersebut. Selain agresivitas, memang tampak rasa frustrasi dari pemain asal Chili tersebut terutama karena ia dimainkan di posisi tidak biasanya, sebagai pemain sayap kanan.

Paling banyak sorotan adalah kartu merah yang diterima Sergio Ramos saat dikalahkan Manchester City pada akhir Februari lalu. Setelah 1 jam memimpin pertandingan di Stadion Santiago Bernabeu, Gabriel Jesus dan Kevin de Bruyne membalikkan kedudukan dengan masing-masing mencetak gol pada menit 78 dan menit 83. Tentunya rasa frustrasi publik Madrid terlihat, dan paling ditunjukkan lewat sandungan Ramos pada G. Jesus di luar kotak penalti pada menit 86. Rasanya fenomena ini terulang kembali mengingat sepakan keras Ramos pada kaki Messi yang terjadi pada El Classico satu dasawarsa lalu.

Alasan Kartu Merah

Walaupun ada faktor frustrasi dalam performa Sergio Ramos sebelumnya, akan tetapi jegalan atas dribble G. Jesus termasuk pada pelanggaran profesional di mana untuk menghalangi peluang penyerang Manchester City tersebut untuk mencetak gol lebih banyak. Jika Jesus terlepas malam tersebut, bisa saja Real Madrid akan menemui tantangan lebih sulit saat tandang ke Manchester di leg kedua. Apalagi rentetan gol yang tercipta pada menit 78, 83 sampai kartu merah Ramos pada 86 mengisyaratkan urgensi Manchester City untuk memperlebar kedudukan lewat serangan cepat.

Konsekuensi Kartu Merah

Ketiga kartu merah yang diterima pada leg pertama babak 16 besar yang lalu, akan berarti suspensi untuk mengikuti pertandingan leg kedua berikutnya. Tidak adanya Marcos Alonso, Arturo Vidal, dan Sergio Ramos, berarti masalah tambahan bagi ketiga klub tersebut untuk mengejar ketertinggalan atas tim lawan. Dan ini bisa berakibat fatal terlebih Ramos merupakan bagian penting dalam strategi Zidane bersama Real Madrid.

Sejarah Kartu Merah Liga Champions

Sergio Ramos berarti sudah mengumpulkan total 4 kartu merah selama berlaga di Liga Champions Eropa. Kartu merah yang diterimanya saat kalah atas Manchester City pun menjadi yang ke 26 dalam kariernya selama ini. Sebagai perbandingan, total 4 kartu merah di Liga Champions adalah yang tertinggi, bersaing dengan Zlatan Ibrahimovic dan Edgar Davids.

Walaupun dampak pada pertandingan tersebut terbilang kecil, mengingat kartu merah diterima pada akhir pertandingan, tidak bisa dipungkiri jika perannya sangat dibutuhkan saat berusaha membalikkan keadaan di Inggris nanti, kandang Manchester City.